BUTIK BATIK LAKSMI, Pusatnya Penjualan Batik Indonesia secara on line dengan Berbagai Motif Batik Terkini. Batik Pria Batik Wanita
 

 

 

Pusatnya BERBAGAI MACAM MOTIF BATIK SOLO

 

 

 

 

 

 

Motif Batik: Guratan dari Masa Lalu

 

Gending perlahan dipukul. Lampu diredupkan. Dua orang pesinden melengkingkan kalimat pembuka (buka celuk) Kinanti Sindenan Bedhayan: "Purwakanirang pangcipta karsa dalem Sang Aji..." Lengkingan itu menghantar sembilan penari Bedhaya Pangkur masuk. Langkah mereka lembut, teratur, dihitung. Entah bagaimana, tiba-tiba sebuah formasi rapi telah tercipta. Seorang penari memimpin di depan. Lalu, mengalirlah tarian yang membutuhkan kosentrasi dan pengendalian diri tinggi.
 

Bedhaya yang merupakan tarian tertinggi dalam budaya Jawa ini tak sering dihadirkan di luar keraton Solo dan Yogyakarta. Ini memang tarian spesial untuk acara-acara istimewa. Bahkan tidak semua tamu raja mendapatkan kehormatan disambut dengan Bedhaya. Namun Jumat lalu, di The Pakubuwono Residence, Jakarta Selatan, tarian ini dihadirkan. Tak ada tamu raja memang, tapi ada acara istimewa di sana, yaitu Classical Batik Exhibition & Collection Iwan Tirta.

Kali ini Iwan Tirta sengaja tidak menempelkan koleksi batik di atas tubuh para model, tapi lewat tubuh indah para penari keraton. Tarian klasik ini tentu lebih sesuai dengan tema eksebisi yang menampilkan koleksi batik klasik sang maestro. Salah satu koleksi itu memang menempel di tubuh para penari.

Iwanlah --yang malam itu memaksakan hadir meski sakit-- yang menghidupkan kembali pakaian dan pernak-pernik penari Bedhaya setelah Keraton Surakarta, istana Pakubuwono, terbakar pada 1983. Dia yang membuat lagi pakaian hijau yang terbuat dari beludru Prancis, rumbai Belanda, dan sulaman benang emas Solo. Batik bermotif parang yang dikenakan juga buatan Iwan. Bahkan dengan biayanya sendiri Iwan membuat perhiasan emas yang melekat di kepala dan tangan penari. Seragam ini pulalah yang selalu diboyong ke Keraton Solo saat tarian Bedhaya ditampilkan di sana..

 

 

Koleksi BATIK terbaru kami

 

atau

 

HTTP://BATIKLAKSMI.MULTIPLY.COM

   

 

Hubungan antara batik dan tarian tidak hanya karena batik harus digunakan oleh penari. Keduanya adalah bagian dari seni kraton seperti juga gamelan dan wayang purwa. Karenanya, filosofi dasar dari batik tulis dan tarian keraton seperti Bedhaya sama: kontrol, etiket, dan harmoni. Bahkan ada peribahasa Jawa yang kira-kira berarti, "Siapa yang tak bisa menari, tak bisa membatik."

 

Batik-batik koleksi Iwan dalam pameran ini sangat Solo. Ini dapat dilihat dari warna dasarnya yang tidak putih murni seperti batik Yogyakarta, tapi berwarna soga Jawa yang lebih muda dari guratan motifnya.

 

Adanya perbedaan antara motif batik Yogyakarta dan Surakarta ini terjadi karena memang kedua pusat pemerintahan Jawa itu masing-masing memiliki filosofi dasar yang berbeda. Keraton Surakarta memiliki konsep adi peni atau keeleganan dan keindahan. Sedangkan Yogyakarta menganut konsep adi luhung yang lebih megah, agung, atau mulia.

 

Konsep dasar inilah yang kemudian teraplikasi pada setiap kebudayaan, seni, dan mode yang keluar dari kedua pusat itu. Motif Batik Surakarta memakai warna yang lebih lembut. Sedangkan motif batik Yogyakarta memiliki warna yang kontras antara dasar dan motif. Garisnya dibuat cukup tegas. Hal yang sama terjadi pada tarian. Penari Bedhaya Surakarta, seperti yang tampil malam itu, lebih gemulai, bergerak dari kiri ke kanan seperti batang padi yang tertiup angin senja. Sedangkan penari Bedhaya Yogyakarta lebih maskulin, tegak, bergerak naik turun seperti pokok pohon muda.

 

Salah satu koleksi tertua yang ditampilkan dalam pameran adalah motif batik parang rusak dari tahun 1928 dan juga parang klitik yang bertarikh 1940. Dulunya, motif batik parang hanya dipakai oleh para bangsawan. Tingkat kebangsawanan mereka dapat dilihat dari besar kecilnya parang yang dipakai. Yang terbesar adalah parang rusak barong yang hanya dipakai raja pada upacara tertentu untuk menyambut kedatangan arwah para leluhur.
 

 

Selain motif batik parang, Iwan juga menunjukkan sejumlah koleksi motif batik semen dan tambal. Salah satunya adalah Tambal Sekar Jagad Parang yang berasal dari tahun 1949. Ini adalah kombinasi dari sejumlah motif batik. Biasanya, Sekar Jagad atau Kar Jagad dipakai untuk motif batik semen. Parang juga dimasukkan sebagai imbuhan. Namun karena motif batik kali ini adalah tambal, maka sah-sah saja berbagai motif batik masuk dalam satu kain.

   

 

Batik tentu bukan hanya milik keraton. Ada juga pengaruh dari luar keraton yang berperan. Adegan Adeg Sabrang dalam pagelaran wayang kulit dipakai Iwan sebagai ilustrasi untuk menggambarkan pengaruh luar itu. Adegan ini biasanya ditampilkan sebelum Goro-goro atau huru hara. Di dalam adegan ini masuk kekuatan besar yang berada di luar keraton, baik atau pun buruk. Dalam wayang, selalu ada tokoh yang berada dari luar keraton. Dan biasanya digambarkan sebagai sesuatu yang kasar, tidak berbudaya halus seperti keraton..

 

Nah, dalam batik, hal yang sama terjadi. Selain motif-motif batik yang telah ditentukan oleh keraton, batik juga mendapatkan pengaruh dari luar. Eropa, dalam hal ini Belanda, adalah salah satu faktor luar yang cukup kuat. Cina, Arab, dan suku-suku selain Jawa di Indonesia adalah faktor luar lainnya. bersambung....

source: koran tempo.com

 

informasi web lain:

 

- www. f a f s a.asia                          (informasi beasiswa)

- www.t o e f l s e c r e t s .asia     (informasi toefl)

- www.carmodification.asia          (informasi mobil)

 

    

 

 

 

Sponsor Kami:

 


  First order ships for $2.95

 

 

  The Best Baby Gifts on the Web.

 

 

 

 

PRODUK KAMI:

 

-

Bantal Batik

-

Kaos Batik

-

Kemeja batik

-

Blus Batik

-

Daster Batik

-

Rok Batik

-

Sandal Batik

-

Celana Batik

-

Jilbab Batik

-

Mukena Batik

-

Sajadah Batik

-

Sprei Batik

-

Bahan Batik

-

Sutera Batik

-

Interior Batik

 

 

PRODUK LAINNYA:

Menyediakan Berbagai Macam Parfum

 Original dg Harga

Murah. Wangi Tahan Lama

 

www.Pusat-Parfum.com

 

PROGRAM BULAN INI:

 

DISCOUNT Rp50.000

 

+

Bebas Bea Kirim ke

Jabodetabek

 

 

Cool Water for Women

Rp400.000,00 (100ml)Rp350.000,00 (100ml)

 

 

Anna Sui Secret Wish

for Women

Rp500.000,00

Rp450.000,00

 

 

Bvlgari BLV for Men

Rp450.000

Rp400.000

 

 

BLV Notte for Men

Rp450.000

Rp400.000

 

 

Elizabeth Arden

Green Tea for Women

Rp275.000

Rp215.000

 

Davidoff Cool Water

for Men

Rp410.000 (125ml)

Rp360.000 (125ml)

 

Polo Blue for Men  Recommended

Rp525.000

Rp475.000

 

 

MAU MEMPERMUDAH BACA QURAN dg Tajwid yang

 BENAR?? GUNAKAN

QURAN BERWARNA.

 

Kunjungi kami di

 

www.MY-ALQURAN.com

 

 

 

copyright 2008@BATIKLAKSMI.COM