Pusatnya Berbagai Macam Motif Batik. Batik Pria, Batik Wanita, Batik Anak dan Batik Indonesia Lainnya. Kualitas Asli SOLO
 

Pusatnya BERBAGAI MACAM BATIK SOLO

 

 

Home Batik Pria Batik Wanita Batik Anak-Anak Cara Pemesanan Tips Merawat Batik ENGLISH

  

 

PRODUK KAMI:

-

Bantal Batik

-

Kaos Batik

-

Kemeja batik

-

Blus Batik

-

Daster Batik

-

Rok Batik

-

Sandal Batik

-

Celana Batik

-

Jilbab Batik

-

Mukena Batik

-

Sajadah Batik

-

Sprei Batik

-

Bahan Batik

-

Sutera Batik

-

Interior Batik

 

 

call/sms us at :       

(62 21) 536 522 78

          or                      

(62) 0813 146 00 283

              or

(62-21) 95 1000 50

 

email:        sales@batiklaksmi.com

showroom:

1. Raden Mas Said, SOLO

                                             

2. Kemanggisan, Jak-Bar

 

 

PRODUK LAINNYA:

Menyediakan Berbagai Macam Parfum

 Original dg Harga

Murah. Wangi Tahan Lama

 

www.Pusat-Parfum.com

 

PROGRAM BULAN INI:

 

DISCOUNT Rp50.000

 

+

Bebas Bea Kirim ke

Jabodetabek

 

 

Cool Water for Women

Rp400.000,00 (100ml)Rp350.000,00 (100ml)

 

 

Anna Sui Secret Wish

for Women

Rp500.000,00

Rp450.000,00

 

 

Bvlgari BLV for Men

Rp450.000

Rp400.000

 

 

BLV Notte for Men

Rp450.000

Rp400.000

 

 

Elizabeth Arden

Green Tea for Women

Rp275.000

Rp215.000

 

Davidoff Cool Water

for Men

Rp410.000 (125ml)

Rp360.000 (125ml)

 

Polo Blue for Men  Recommended

Rp525.000

Rp475.000

 

 

MAU MEMPERMUDAH BACA QURAN dg Tajwid yang

 BENAR?? GUNAKAN

QURAN BERWARNA.

 

Kunjungi kami di

 

www.MY-ALQURAN.com

 

del.icio.us
Furl
Google
ma.gnolia
Netscape
Netvouz
RawSugar
reddit
Shadows
Simpy
Sphinn
StumbleUpon
Yahoo MyWeb

    

Makna Tatanan Busana Batik

 

          Sedemikian uniknya tatanan busana yang terkait erat dengan adat dan tata sopan santun orang jawa dulu, demikianpun dalam pemakaian kain batik sebagai busana kebesaran harus mentaati segala peraturaan yang berlaku. Misalnya pemakaian kain batik untuk kalangan wanita harus menutupi mata kaki. Kalau memakai kain batik jauh lebih tinggi dari mata kaki, hal itu bisa diartikan wanita tersebut tidak paham adat, serta kurang paham kesopanan. Pakaian lembaran kain batik dimulai dari ujungnya masuk ke sebelah kiri pinggang pemakainya, dan ujung kain batik lainnya melingkari tubuh ke arah kanan. Sehingga ujung kain batik yang (diwiru-profil lipat) berada paling atas dan ke arah kanan pinggang pemakainya.

 

Ini berbeda dengan cara pemakaian kain batik bagi kaum pria. Dimulai dengan memasukkan ujung kain batik ke bagian kanan pinggang, lalu ditutupi kain batik yang melingkari pinggang memutar ke kanan, lalu ke kiri. Sehingga ujung kain batik yang dilipat-lipat (diwiru) berada di tengah menghadap ke kiri. Bagian atas kain batik (bagian pinggang) diikat dengan ikat pinggang (epek) serta kain pengikat pinggang yang panjang. Bagian ini tertutup oleh kain benting (ikat pinggang panjang) yang terbuat dari kain beludru bermotif kembang-kernbang. Kemudian tertutup oleh baju kebaya (untuk kaum wanita), atau beskap (untuk kaum pria). Dengan mengenakan busana Jawi lengkap termasuk sebilah keris yang terselip di lipatan ikat pinggang, dengan kepala ditutup blangkon (kuluk) untuk kaum pria, terasalah kebesaran jiwa.

          Sementara kaum wanitanya dalam panutan busana batik dengan kain kebayanya yang membentuk potongan tubuh yang indah, terasakan keagungannya. Di luar upacara tradisional, misalnya pada suatu pasta perkawinan di luar keraton, kemeja batik atau gaun batik dengan pelbagai corak motif dan warnanya sudah merupakan busana resmi. Keanggunan seni batik tidak saja struktur warnanya yang serasi, juga corak lukisan batiknya yang penuh berisi filosofi dan penuh ragam sekaligus memberi ciri khas nilai seni budaya Jawa serta kebanggaan nasional.

   

SENI BATIK

          Seni batik pada dasarnya merupakan seni lukis dengan  bahan: kain, canthing dan malam ‘sebangsa cairan lilin’. Canthing biasanya berbentuk seperti mangkuk kecil dengan tangki (pegangan) terbuat dari kayu atau bambu dan bermoncong satu atau lebih. Canthing yang bermoncong satu untuk membuat garis, titik atau cerek, sedangkan canthing yang bermoncong beberapa (dapat sampai tujuh) dipakai untuk membuat hiasan berupa kumpulan titik-titik.

Masih bertahannya seni batik sampai jaman moderen ini, tidak dapat dilepaskan adanya kebanggaan, adat tradisi, sifat religius dari ragam hias batik, serta usaha untuk melestarikan pemakai batik tradisional dan tata warna tradisional. Dilihat dari proses pembuatannya ada batik tulis dan batik cap. Dengan semakin berkembangnya motif dan ragam hias batik cap, mengakibatkan batik tulis tradisional mengalami kemunduran. Hal ini dapat dimengerti sebab batik tulis secara ekonomis harga relatif mahal dan jumlah pengrajin batik tulis semakin berkurang.

  

untuk mengetahui stock produk terbaru, ukuran dan harga batik kami dapat dilihat di:

 (silakan klik link di bawah ini)

 

HTTP://BATIKLAKSMI.MULTIPLY.COM

      

Sekarang ini ada beberapa daerah yang masih dapat dikatakan sebagai daerah pembatikan tradisional. Daerah yang dimaksud antara lain: Surakarta, Yogyakarta, Cirebon, Indramayu, Garut, Pekalongan, Lasem, Madura, Jambi, Sumatera Barat, Bali dan lain-lain.

          Surakarta atau Surakarta Hadiningrat juga dikenal dengan nama Solo merupakan ibukota kerajaan dari Karaton Surakarta Hadiningrat. Surakarta merupakan pusat pusat pemerintahan, agama dan kebudayaan. Sebagai pusat kebudayaan Surakarta tidak dapat dilepaskan sebagai sumber seni dan ragam hias batiknya. Ragam hias batik umumnya bersifat simbolos yang erat hubungannya dengan filsafat Jawa-Hindu, misalnya :

 

 

 

  

 

 

  

 

 

Kode BW42 Kode BW43 Kode BW44
  

 

 

 

 

 

 

 

 

Kode BW45 Kode BW46 Kode BW47

a)             Sawat atau hase ‘sayap’ melambangkan mahkota atau perguruan tinggi.

b)             Meru ‘gunung’ melambangkan gunung atau tanah

c)             Naga ‘ular’ melambangkan air (tula atau banyu)

d)             Burung melambangkan angin atau dunia atas

e)             Lidah api melambangkan nyala api atau geni

            Penciptaan ragam hias batik tidak hanya memburu keindahannya saja, tetapi juga memperhitungkan nilai filsafat hidup yang terkandung dalam motifnya. Yang dalam filsafat hidup tersebut terkandung harapan yang luhur dari penciptanya yang tulus agar dapat membawa kebaikan dan kebahagiaaan pemakainya.

Beberapa contoh :

a.   Ragam hias slobong, yang berarti agak besar atau longgar atau lancar yang dipakai untuk melayat dengan harapan agar arwah yang meninggal dunia tidak mendapat kesukaran dan dapat diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

b.   Ragam hias sida mukti, yang berarti ‘jadi bahagia’, dipakai oleh pengantin pria dan wanita, dengan harapan agar pengantin terus-menerus hidup dalam kebahagiaan.

           

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kode BW37 Kode BW38 Kode BW38
     
     
     

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kode BW39 Kode BW40 Kode BW41

        

Dengan demikian dapatlah dinyatakan bahwa ragam hias dalam seni batik aturan dan tata cara pemakainya menyangkut harapan pemakainya. Disamping itu, khusus di Karaton Surakarta, ragam hias batik (terutama kain batik) dapat menyatakan kedudukan sosial pemakainya, misalnya ragam hias batik parang rusak barong atau motif lereng hanya boleh dipakai oleh raja dan putra sentana. Bagi abdi dalem tidak diperkenankan memakai ragam hias tersebut.

          Seni batik bagi Karaton Surakarta merupakan suatu hal yang penting dalam pelaksanaan tata adat  busana tradisional Jawa, dan dalam busana tradisional  ini kain batik memegang peranan yang cukup penting bagi pelestarian dan pengembangan seni budaya jawa kedepan.

 

 

 

 

 
 

 

 

Kode BW25 Kode BW26 Kode BW27
     
 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kode BW28 Kode BW29 Kode BW30
     
 

 

 

 

 

 

 

 

Kode BW31 Kode BW32 Kode BW33
     

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kode BW34 Kode BW35 Kode BW36
     

source: djonny.sman1pramb-yog.sch.id  

 

 

The Best Baby Gifts on the Web.

 

First order ships for $2.95

 

  

 

 

copyright 2008@BATIKLAKSMI