|
Pusatnya BERBAGAI MACAM MOTIF BATIK SOLO
|
|
Dipakai OBAMA, Batik KTT Akan Menjadi Trend Para pemimpin negara yang hadir dalam jamuan makan malam tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-19 ASEAN di Ballroom Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC) sangat menarik perhatian, terutama dari sisi penggunaan baju batik sebagai dress code. Meski tidak semua mengenakan batik, tetap saja status sebagian besar pemimpin negara yang memakai ciri khas Indonesia tersebut akan menaikkan nilai batik "KTT" itu sendiri. Apalagi, seorang Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama juga bersedia menerima "kewajiban" untuk mengenakan batik dalam acara bertajuk "Voices of Peace" itu. Tak pelak, nilai batik Indonesia dipastikan akan naik drastis. Bukan hanya itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu optimistis batik corak "KTT" akan menjadi tren tersendiri. KOLEKSI BARU KAMI
klik disini: www.BATIKLAKSMI.multiply.com
"Terobosan yang dilakukan Indonesia sangat bagus. Apalagi dengan menggunakan batik seperti itu, kewibawaan para pemimpin negara tersebut tidak hilang, justru menghasilkan nuansa lain. Saya yakin, batik 'KTT' ini akan menjadi daya tarik tersendiri, dan secara garis besar, batik kita akan semakin populer," tegas Mari, Sabtu (19/11/2011) pagi Wita. Pada gelaran KTT ini, batik memang memiliki tempat tersendiri di hati para tamu. Secara khusus, Pemerintah Indonesia menempatkan satu ruang di ajang ASEAN Fair 2011, di Peninsula Island serta Hotel Westin, sebagai lokasi untuk memamerkan pelbagai jenis kain dan corak batik Tanah Air. Hal ini bertujuan untuk makin mengenalkan batik ke seluruh dunia dan, lebih dari itu, diharapkan bisa terjadi transaksi perdagangan. sumber : tribunnews.com
|
Artikel Batik:
Batik tidak lagi Kolot dan Kaku
Memudarnya Pemaknaan Motif Batik
Batik Malaysia Diinspirasi Batik Jawa
Kesulitan Memperoleh Hak Cipta Motif Batik
Usaha Mematenkan 200 Motif Batik Solo
Wisatawan Jadikan Batik Cenderamata
Sejumlah Tantangan Pengembangan Batik
Memilih Batik Tulis Berkualitas
Pemerintah Investigasi Dugaan Dumping Batik Cina
Perbedaan Batik Tulis dan Batik Cap
Celana Kolor Bermotif Batik Diminati Warga Perancis
Batik, Enggak Cuma Seragam Sekolah
Batik Diusulkan Sebagai Warisan Dunia
Tren Batik 2009:Tampil dalam Garapan "Kontemporer"
Batik dan Perpaduan BudayaBatik, Sebenarnya Milik Siapa?
Rayakan dengan Batik, Mengapa Tidak?
Batik
Tulis Solo Terancam Punah Kiat Batik Yogyakarta Menembus Pasar Internasional
Gawat, Batik China Membanjiri Pasar Indonesia!
Batik China Berpotensi Gusur Batik Lokal
Pasar Batik Beringharjo Terus Berkembang
BATIK: untuk Pesta Bisa, Buat Gaulpun OKE
Terakhir: Sejarah Batik Indonesia (6)
Lanjutan: Sejarah Batik Indonesia (5)
Lanjutan: Sejarah Batik Indonesia (4)
Lanjutan: Sejarah Batik Indonesia (3)
Sejarah BATIK Indonesia (Bag. 1)
Desain BATIK Jangan Terlalu Rumit
Kebangkitan Kampung BATIK SOLO Laweyan
Sejarah Batik SOLO, Laweyan
Mbok Mase Menentukan Segalanya
Berbecak ke Kampung BATIK SOLO
90 persen Batik Malaysia merupakan Batik Indonesia
Masih Adakah Peluang Batik Dikagumi?
Batik Indonesia di Kancah Batik Dunia
Agar Warna BATIK Tak Cepat Pudar
Oleh-oleh dari Solo Batik Carnaval
Batikku Malang, Batikku Sayang
Pesona Batik Tulis: Ketika Nilai Etnis, Tradisi, dan Modern Berpadu
|
|||||||||||||||||||||||||||||
|
PRODUK KAMI:
del.icio.us
|
||||||||||||||||||||||||||||||
|
copyright 2008@BATIKLAKSMI.COM
|
||||||||||||||||||||||||||||||